Rabu, 30 Desember 2009
bab 1 tugas akhir proses penulisan naskah berita
PROSES PENULISAN NASKAH SIARAN
PROGRAM ACARA “LINTAS PAGI”
DI RADIO REPUBLIK INDONESIA (RRI ) PROGRAMA 3 (PRO3) BANDUNG
LAPORAN TUGAS AKHIR
Diajukan untuk memenuhi Ujian Akhir Program Diploma III
Sub Program Penyiaran Pada Fakultas Ilmu Komunikasi
Universitas Padjadjaran
Septian Nugraha
K0A03088
UNIVERSITAS PADJADJARAN
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
PROGRAM DIPLOMA III
SUB PROGRAM PENYIARAN
JATINANGOR
2008BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Radio tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan tetapi juga berfungsi sebagai sarana informasi, bahkan radio mampu mempengaruhi (to influence) pendengarnya.
Dengan adanya perkembangan dunia media massa elektronik (selain berfungsi sebagai media hiburan juga berfungsi sebagai media penyampaian karya jurnalistik) kini dituntut untuk semakin meningkatkan kinerja dan profesionalismenya (J.B. Wahyudi,1996:1).
Jika dicermati, siaran radio yang baik dan berpengaruh besar dalam segala aspek kehidupan masyarakat (memberi informasi, hiburan atau pendidikan), adalah siaran yang diselenggarakan secara terencana dan dioperasionalisasikan menggunakan naskah acara yang dinilai baik, tidak hanya dari segi teknis tapi juga dari segi produksi.
Naskah program acara siaran dapat diartikan sebagai bentuk tertulis dari suatu gagasan atau pemikiran orang/kelompok yang telah disistematisasikan dan dimaksudkan untuk mencapai tujuan penyelenggaraan siaran radio ataupun televisi (A.Darmanto,1998:1)
Untuk membuat naskah siaran yang baik kita mesti mengetahui prinsip dasar penulisan naskah yang terdiri dari tiga aspek, yaitu :
aspek seni
setiap penulis naskah acara siaran radio harus menyadari bahwa apa yang dilakukan adalah untuk kepentingan pertunjukan seni dengar. Oleh sebab itu penulis naskah harus memperhitungkan komposisi dari setiap unsur produksi acara radio,yaitu:kata, musik, dan sound effect.
aspek teknologis
setiap penulis naskah siaran radio harus memahami aspek teknik teknologis yang berupa perangkat keras produksi.penulis naskah harus tahu sifat siaran yang akan ditulisnya.
aspek bahasa
dalam konteks pembicaraan mengenai naskah radio, yang dimaksudkan dengan aspek kebahasaan mencakup segi tata bahasa(grammer), pilihan kata, gaya bahasa dan atau warna penulisan. (A.Darmanto1998:16-18)
Untuk mencapai strata penulisan naskah yang baik maka diperlukan suatu proses penulisan naskah yang terdiri dari tahap perencanaan, tahap prapenulisan, pelaksanaan penulisan, evaluasi dan penulisan kembali.
Pentingnya naskah siaran dalam suatu program acara, menjadi pendukung radio untuk menjalankan fungsi sosialnya sebagai media massa. Maka Radio Republik Indonesia (RRI) Pro 3 Cabang Madya Bandung menyiarkan sebuah program berita yang diberi nama “Lintas Pagi”, program ini merupakan sebuah program berita yang mengangkat masalah-masalah aktual yang disajikan dengan pendekatan analisa berita/ in-depth. Format seperti itu diharapkan dapat membuat masyarakat mengetahui apa, mengapa dan bagaimana masalah itu bisa terjadi, selain itu angle berita menerapkan pendekatan publik. Dan semua berita disusun dalam news bulletin.
Dalam Proses Penulisan Naskah untuk Program Acara Lintas Pagi, merupakan program berita yang menampilkan berita aktual, oleh karena itu dipahami bagaimana memberikan informasi secara terpercaya tanpa mengabaikan etika jurnalistik dan menjadi alat kontrol sosial tapi tetap menerapkan angle berita untuk publik.
Berdasarkan uraian diatas maka penulis merasa perlu mengetahui proses penulisan naskah siaran berita “Lintas Pagi”, memberi informasi yang terpercaya, dengan mengambil angle berita menerapkan pendekatan publik, tetapi bisa sebagai alat kontrol sosial. disini peranan naskah siaran berita sangat penting bagi kesuksesan sebuah program siaran.
Adapun judul dalam studi ini adalah Proses Penulisan Naskah Program Acara “Lintas Pagi” di RRI Pro 3 Bandung. Program acara yang diangkat adalah “Lintas Pagi”,
Lintas pagi adalah program siaran yang penyampaian informasi yang intinya berupa pengembangan berita-berita aktual hasil liputan sepanjang siang, sore, malam, dan dini hari yang berisikan topik-topik hangat sekitar masalah nasional dan berbagai peristiwa yang terjadi di wilayah Jawa Barat.
1.2. Tujuan Observasi
Tujuan observasi ini adalah :
untuk mengetahui proses penulisan naskah program acara “Lintas Pagi” di Pro 3 RRI Bandung ;
untuk mengetahui hambatan yang ditemukan di dalam proses penulisan naskah siaran “Lintas Pagi” di Pro 3 RRI Bandung serta cara menanggulanginya ;
untuk mengetahui kriteria naskah sehingga layak siar menurut ketentuan program siaran “Lintas Pagi” di Pro 3 RRI Bandung .
1.3 Kegunaan
1.3.1 Kegunaan Akademis
Dengan adanya adanya hasil studi ini penulis berharap dapat lebih memahami teori yang telah didapat dari bangku perkuliahan, juga dapat dijadikan bahan referensi bagi penelitian yang akan dilaksanakan melalui radio, khususnya proses penulisan naskah siaran,serta dapat menambah pembendaharaan pustaka Fakultas Ilmu Komunikasi UNPAD.
1.3.2 Kegunaan Praktis
Bagi RRI cabang Madya Bandung, hasil studi ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan masukan untuk mengevaluasi atau mengembangkan proses penulisan naskah siaran, khususnya siaran berita.
1.4 Metode dan Teknik Pengumpulan Data
Jenis metode yang digunakan adalah Metode deskriptif. Seperti yang dikatakan Rakhmat(1999:22), Metode deskriptif adalah metode yang menitikberatkan pada observasi dan suasana ilmiah (terjun ke lapangan), penulis bertindak sebagai pengamat, yang dilakukannya hanya membuat kategori perilaku, mengamati gejala dan mencatat dalam buku.
Data Penelitian
a. Data Primer
Yaitu data yang diperoleh dari cerita para pelaku peristiwa itu sendiri, dan atau saksi mata yang mengetahui peristiwa tersebut. Dalam hal ini penulis memperoleh data melalui wawancara dengan pembimbing Praktek Kerja Lapangan (PKL),beserta para reporter dan redaktur,dan atau kru (yang bertugas )dalam program siaran “lintas pagi”.
b. Data Sekunder
yaitu informasi yang diperoleh dari sumber lain yang mungkin tidak berhubungan langsung dengan peristiwa tersebut, penulis memperoleh data dari studi kepustakaan.
Teknik Pengumpulan Data
Observasi, yaitu melakukan studi lapangan di lokasi yang telah dipilih agar melakukan pengamatan langsung dan berinteraksi terhadap kegiatan yang dilakukan perusahaan. Penulis mengamati kegiatan penulisan naskah siaran untuk program “lintas pagi”.
Wawancara, yaitu pengumpulan data dengan mangajukan beberapa pertanyaan secara langsung oleh pewawancara kepada narasumber yang dinilai berkompeten dengan masalah yang akan di observasi, diantaranya adalah redaktur,reporter,dan dan atau kru (yang bertugas)dalam program siaran “lintas pagi”.
Studi Kepustakaan, yaitu mengumpulkan data-data,teori-teori dan sumber lainnya yang berhubungan dengan masalah yang akan di observasi
1.3. Lokasi Dan Waktu Observasi
Praktek Kerja Lapangan (Job Training) ini dilaksanakan di Perusahaan Jawatan RRI Cabang Madya Bandung, Jl. Dipenogoro No. 61 Bandung 40010. Telepon (022) 7207031-7218075, fax: (022) 7218073-7218075.
Waktu pelaksanaan dimulai tanggal 13 Maret sampai dengan 21 April 2006.kegiatan yang berlangsung dari hari Senin sampai dengan Ju’mat mulai pukul 09.00 sampai dengan pukul 14.00 wib.
PROGRAM ACARA “LINTAS PAGI”
DI RADIO REPUBLIK INDONESIA (RRI ) PROGRAMA 3 (PRO3) BANDUNG
LAPORAN TUGAS AKHIR
Diajukan untuk memenuhi Ujian Akhir Program Diploma III
Sub Program Penyiaran Pada Fakultas Ilmu Komunikasi
Universitas Padjadjaran
Septian Nugraha
K0A03088
UNIVERSITAS PADJADJARAN
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
PROGRAM DIPLOMA III
SUB PROGRAM PENYIARAN
JATINANGOR
2008BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Radio tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan tetapi juga berfungsi sebagai sarana informasi, bahkan radio mampu mempengaruhi (to influence) pendengarnya.
Dengan adanya perkembangan dunia media massa elektronik (selain berfungsi sebagai media hiburan juga berfungsi sebagai media penyampaian karya jurnalistik) kini dituntut untuk semakin meningkatkan kinerja dan profesionalismenya (J.B. Wahyudi,1996:1).
Jika dicermati, siaran radio yang baik dan berpengaruh besar dalam segala aspek kehidupan masyarakat (memberi informasi, hiburan atau pendidikan), adalah siaran yang diselenggarakan secara terencana dan dioperasionalisasikan menggunakan naskah acara yang dinilai baik, tidak hanya dari segi teknis tapi juga dari segi produksi.
Naskah program acara siaran dapat diartikan sebagai bentuk tertulis dari suatu gagasan atau pemikiran orang/kelompok yang telah disistematisasikan dan dimaksudkan untuk mencapai tujuan penyelenggaraan siaran radio ataupun televisi (A.Darmanto,1998:1)
Untuk membuat naskah siaran yang baik kita mesti mengetahui prinsip dasar penulisan naskah yang terdiri dari tiga aspek, yaitu :
aspek seni
setiap penulis naskah acara siaran radio harus menyadari bahwa apa yang dilakukan adalah untuk kepentingan pertunjukan seni dengar. Oleh sebab itu penulis naskah harus memperhitungkan komposisi dari setiap unsur produksi acara radio,yaitu:kata, musik, dan sound effect.
aspek teknologis
setiap penulis naskah siaran radio harus memahami aspek teknik teknologis yang berupa perangkat keras produksi.penulis naskah harus tahu sifat siaran yang akan ditulisnya.
aspek bahasa
dalam konteks pembicaraan mengenai naskah radio, yang dimaksudkan dengan aspek kebahasaan mencakup segi tata bahasa(grammer), pilihan kata, gaya bahasa dan atau warna penulisan. (A.Darmanto1998:16-18)
Untuk mencapai strata penulisan naskah yang baik maka diperlukan suatu proses penulisan naskah yang terdiri dari tahap perencanaan, tahap prapenulisan, pelaksanaan penulisan, evaluasi dan penulisan kembali.
Pentingnya naskah siaran dalam suatu program acara, menjadi pendukung radio untuk menjalankan fungsi sosialnya sebagai media massa. Maka Radio Republik Indonesia (RRI) Pro 3 Cabang Madya Bandung menyiarkan sebuah program berita yang diberi nama “Lintas Pagi”, program ini merupakan sebuah program berita yang mengangkat masalah-masalah aktual yang disajikan dengan pendekatan analisa berita/ in-depth. Format seperti itu diharapkan dapat membuat masyarakat mengetahui apa, mengapa dan bagaimana masalah itu bisa terjadi, selain itu angle berita menerapkan pendekatan publik. Dan semua berita disusun dalam news bulletin.
Dalam Proses Penulisan Naskah untuk Program Acara Lintas Pagi, merupakan program berita yang menampilkan berita aktual, oleh karena itu dipahami bagaimana memberikan informasi secara terpercaya tanpa mengabaikan etika jurnalistik dan menjadi alat kontrol sosial tapi tetap menerapkan angle berita untuk publik.
Berdasarkan uraian diatas maka penulis merasa perlu mengetahui proses penulisan naskah siaran berita “Lintas Pagi”, memberi informasi yang terpercaya, dengan mengambil angle berita menerapkan pendekatan publik, tetapi bisa sebagai alat kontrol sosial. disini peranan naskah siaran berita sangat penting bagi kesuksesan sebuah program siaran.
Adapun judul dalam studi ini adalah Proses Penulisan Naskah Program Acara “Lintas Pagi” di RRI Pro 3 Bandung. Program acara yang diangkat adalah “Lintas Pagi”,
Lintas pagi adalah program siaran yang penyampaian informasi yang intinya berupa pengembangan berita-berita aktual hasil liputan sepanjang siang, sore, malam, dan dini hari yang berisikan topik-topik hangat sekitar masalah nasional dan berbagai peristiwa yang terjadi di wilayah Jawa Barat.
1.2. Tujuan Observasi
Tujuan observasi ini adalah :
untuk mengetahui proses penulisan naskah program acara “Lintas Pagi” di Pro 3 RRI Bandung ;
untuk mengetahui hambatan yang ditemukan di dalam proses penulisan naskah siaran “Lintas Pagi” di Pro 3 RRI Bandung serta cara menanggulanginya ;
untuk mengetahui kriteria naskah sehingga layak siar menurut ketentuan program siaran “Lintas Pagi” di Pro 3 RRI Bandung .
1.3 Kegunaan
1.3.1 Kegunaan Akademis
Dengan adanya adanya hasil studi ini penulis berharap dapat lebih memahami teori yang telah didapat dari bangku perkuliahan, juga dapat dijadikan bahan referensi bagi penelitian yang akan dilaksanakan melalui radio, khususnya proses penulisan naskah siaran,serta dapat menambah pembendaharaan pustaka Fakultas Ilmu Komunikasi UNPAD.
1.3.2 Kegunaan Praktis
Bagi RRI cabang Madya Bandung, hasil studi ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan masukan untuk mengevaluasi atau mengembangkan proses penulisan naskah siaran, khususnya siaran berita.
1.4 Metode dan Teknik Pengumpulan Data
Jenis metode yang digunakan adalah Metode deskriptif. Seperti yang dikatakan Rakhmat(1999:22), Metode deskriptif adalah metode yang menitikberatkan pada observasi dan suasana ilmiah (terjun ke lapangan), penulis bertindak sebagai pengamat, yang dilakukannya hanya membuat kategori perilaku, mengamati gejala dan mencatat dalam buku.
Data Penelitian
a. Data Primer
Yaitu data yang diperoleh dari cerita para pelaku peristiwa itu sendiri, dan atau saksi mata yang mengetahui peristiwa tersebut. Dalam hal ini penulis memperoleh data melalui wawancara dengan pembimbing Praktek Kerja Lapangan (PKL),beserta para reporter dan redaktur,dan atau kru (yang bertugas )dalam program siaran “lintas pagi”.
b. Data Sekunder
yaitu informasi yang diperoleh dari sumber lain yang mungkin tidak berhubungan langsung dengan peristiwa tersebut, penulis memperoleh data dari studi kepustakaan.
Teknik Pengumpulan Data
Observasi, yaitu melakukan studi lapangan di lokasi yang telah dipilih agar melakukan pengamatan langsung dan berinteraksi terhadap kegiatan yang dilakukan perusahaan. Penulis mengamati kegiatan penulisan naskah siaran untuk program “lintas pagi”.
Wawancara, yaitu pengumpulan data dengan mangajukan beberapa pertanyaan secara langsung oleh pewawancara kepada narasumber yang dinilai berkompeten dengan masalah yang akan di observasi, diantaranya adalah redaktur,reporter,dan dan atau kru (yang bertugas)dalam program siaran “lintas pagi”.
Studi Kepustakaan, yaitu mengumpulkan data-data,teori-teori dan sumber lainnya yang berhubungan dengan masalah yang akan di observasi
1.3. Lokasi Dan Waktu Observasi
Praktek Kerja Lapangan (Job Training) ini dilaksanakan di Perusahaan Jawatan RRI Cabang Madya Bandung, Jl. Dipenogoro No. 61 Bandung 40010. Telepon (022) 7207031-7218075, fax: (022) 7218073-7218075.
Waktu pelaksanaan dimulai tanggal 13 Maret sampai dengan 21 April 2006.kegiatan yang berlangsung dari hari Senin sampai dengan Ju’mat mulai pukul 09.00 sampai dengan pukul 14.00 wib.
Langganan:
Entri (Atom)